Cita-Cita yang Tersirat

Perkenalkan nama saya punya nama Syahril Hidayat, saat ini saya berprofesi menjad guru SD di Kabupaten Bekasi. Izinkan saya bercerita melaui tulisan ini tentang cita-cita yang tersirat.

 


Berbicara tentang cita-cita tentu tidak asing lagi di benak kita. Menjadi guru SD bukan lah cita-cita saya sejak kecil sampai dewasa, ya karena anak kecil pasti kalau cita-cita suka banyak dan ganti-ganti, ada juga sih yang emang beneran dari kecil yakin cita-cita apa dan tercapai. Tetapi saya bukan salah satu contoh tersebut. Bagaimana teman-teman pembaca? Apakah termasuk bagian sejak kecil tercapai atau berubah dan meyakini hal tersbut merupakan takdir?

Tersirat disini maksuda saya adalah tidak nyata atau terlihat. Banyak pendapat bahwa cita-cita remaja Indonesia sering berubah-ubah. Cita-cita saya sejak kecil ingin menjadi astronot, peneliti, dan ahli IT. Banyak bukan? itu baru yang diingat saja saat ini, bisa jadi lebih banyak. Hal ini mengingatkan kita tentang pendapat dari Ir. Soekarno "Bercita-citalah setinggi langit, ketika kau jatuh, kau akan jatuh diantara bintang-bintang".

Salah satu bintang itu salah satunya adalah keadaan saya saat ini, cita-cita saya sejak remaja salah satunya adalah menjadi ahli IT paling tidak mengajar pelajaran ICT (Information and Communication Technology). CIta-cita ini didasari oleh rasa nyaman karena menemukan guru ICT yang baik dan menginspirasi sejak saya SMP, jika saya ingat lebih jauh, sejak Sekolah Dasar juga pernah dipanggil oleh guru kelas 6 untuk membantu mengetik sebuah teks. keluarga saya belum ada yang memiliki komputer pada saat itu (sekitar tahun 2006). Hingga lulus SMA saya mengejar jurusan IT dalam berbagai kesempatan pendaftaran masuk kuliah di universitas negeri.

Berkali-kali saya mencoba, tak ada satu pun yang berhasil saya dapat, di samping banyak teman-teman yang berhasil masuk bahkan di perguruan tinggi ternama. Hingga pada kesempatan terakhir jalur masuk perguruan tinggi negeri yaitu tes mandiri, pilihan menjadi guru ICT saya ikhlaskan menjadi pilihan nomor dua sedangkan yang pertama mendaftar pada jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Bukan kecewa, saya tetap bangga berhasil masuk diperguruan tinggi negeri, ini yang Allah takdirkan kepada saya, saya mulai serius menjalani prosesnya. Masalah IT saya terus belajar, terkadang teman-teman juga meminta bantuan ketika ada masalah dengan laptopnya. Dengan banyak membantu kesulitan teman saat mengalami masalah terhadap laptopnya saya semakin banyak tahu bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut. Dari sini proses belajar saya tentang IT.

Hingga suatu ketika, saat mengikuti pendidikan khusus (sudah bekerja). dalam kelompok saya yang belum mengetahui latar belakang saya, merasa heran dengan tugas kelompok yang saya kerjakan. "Pasti dikerjain sama anak IT nih" dalam teks percakapan kurang lebih seperti itu. Nah ini lah yang menjadi ide saya untuk menulis tulisan ini. Saya baru menyadari bahwa cita-cita itu tidak harus menempel secara langsung pada pekerjaan yang kita jalani, tidak pelu terlihat siapa dan apa jabatannya. yang penting kita mensyukuri bahwa kita bisa menggapainya berkat pertolongan Allah SWT. 

Sampai disini tulisan kali ini, masih banyak cerita yang akan saya tulis dalam blog ini. Terima kasih atas perhatian sudah membaca tulisan ini, saya menganggap sebuah dukungan untuk saya mengapai satu impian lagi yaitu menjadi seorang penulis. Mohon doa, semoga kita selalu diberikan kemudahan, Aamiin.




5 Hal Penting saat Menjadi Ketua Kelompok KKN

           Dag-dig-dug pasti perasaan seorang yang baru saja dilantik menjadi seorang ketua kelompok KKN. Membayangkan beban yang begitu berat kini dipundaknya. Beda halnya bila seseorang itu merasa dan bahkan berambisi bahwa dia harusnmenjadi Ketua. Karena merasa pantas biasanya akan minim bertanya dan sedikit belajar karena merasa hebat dan merasa tak perlu. Padahal banyak hal yang meti diperhatikan selama menjadi Ketua Kelompok KKN, selain teori-teroi dan pesan dari Dosen atau Pembimbing. Berikut ini 5 hal yang penting yang harus diperhatikan selama menjadi ketua Kelompok KKN.

1. Perdebatan
          Ketika mendekati masa-masa pelaksanaan KKN pastilah ada rapat-rapat pertemuan. Nah, rapat ini kadang kala bagi yang belum terbiasa memimpin akan merasa kikuk. Apalagi yang dihadapi organisator-organisator kampus. kalem ajah, justru manfaatkan mereka yang sudah memiliki keahlian atau keterampilan memeimpin rapat untuk pertemuan pertama. disanalah kita perhatikan secara seksama dan pelajari bagaimana memimpin sebuah rapat. kalau hal tersebut dirasa belum bisa dilaksanakan. Penulis rasa tidak mungkin Anda ditunjuk sebagai ketua tidak memiliki ketrampilan memimpin rapat.
          Kembali pada persoalan mengapa memimpin rapat menjadi hal yang penting bagi ketua kelompok KKN. Disinilah peran ketua memutuskan kebijakan-kebijakan yang akan dijalankan selama KKN berlangsung. Biasanya anggota kelompok akan terbagi lagi menjadi beberapa tipe misalkan, tipe memberi banyak masukan (bisa ngalahin ketua masukannya, hehe), tipe "iya-iya ajah", dan tipe ngasih masukan engga keputusan "iya" juga engga -bimbang-. kita harus serius menghadapi semua ini. Bagaimkana kita berlaku adil pada setiap anggota. bila dirasa berat menurut ketua atau anggota lainnya jangan langsung ketuk palu, silahkan selama masih bisa dimusyawarahkan dalam rapat lanjutkan sampai menemui kesepakatan bersama.
Kalau musyawarah itu tak membuahkan hasil baru lah masuk pada tahap perdebatan, disini wawasan, dan ketelitian, serta ketegasan seorang pemimpin dimunculkan. Berikan penjelasan dengan bahasa yang kiranya dapat dimengerti oleh anggota mengapa keputusan/ kebijakan itu diambil. Oke karena itulah perdebatan menjadi hal penting bagi ketua kelompok KKN. Tapi ingat debat dengan alasan yang logis agar tak terjadi depat kusir.


baca juga : Pembekalan KKN 2016 

2. Kosisten
Sosok ketua mestilah konsisten. jangan cepat berubah dalam mengambil keputusan. Fikirkan dahulu kebijakan yang kita ambil. Misalkan kita membuat sebuah aturan untuk anggota, tetapi angota tidak setuju karena melihat kelompok lain tidak menerapkan kebijakan tersebut. Konsistenlah, selama kebijakan tersebut tidak menyalahi aturan yang diberikan kampus. kalau memang itu menyalahi aturan atau prosedur pelaksanaan, silahkan dikaji ulang terlebih dahulu. Biasnya mengenai hal-hal yang kritis seperti Jadwal Kehadiran / Biaya / Program Kerja dan lain sebagainya.

3. Humoris
            Seperti sebuah keluarga, seorang ketua KKN mestilah pandai-pandai mencari cara untuk mencairkan suasana. berfikir terbuka sangat diperlukan, agar tidak menilai seorang anggota dari satu sudut pandang saja. sekali-kali ercandalah dengan anggota. jangan menutup diri. Humoris diperlukan tapi jangan berlebihan, kapan seriusnya ?
            Nah, berpuluh hari itu engga sebentar "presepsi awal" tapi kalau dijalankan dan setpai harinya ada saja yang bisa buat ketawa dan berat badan naik akan merasa waktu KKN ko cepet banget ya.. hehe. Untuk itu tertawalah selama tertawa menjadi sebuah larangan. Pengalaman penulis kalau anggota lagi seneng bercanda sampai sedang tidurpun dikerjain. Bisa bayangkan, sambal yang masih tersisa sehabis makan. Ditempelkan kebibir, kesel sih engga. Cuma pedasnya itu, hehe.

4. Pandai Berkomunikasi
           Komunikasi sangat utama dalam sebuah organisasi. bagaimana bisa saling memahami kalau komunikasi saja sudah tidak membaik. Perhatikanlah bahasa kita, Gerak tubuh kita, dan macam lainnya yang berkaitan dengan komunikasi. Bila merasa diri kita kurang pandai,disinilah melatih hal itu semua. Berkomunikasi lah dengan bijak. luangkan waktu untuk menjadi pendengar yang baik kepada setiap anggota kelompok. hati-hati jadi temen curhat.. ciaa-ciaa, ehem. Berkomunikasilah sebagaimana seorang pemimpin berkomunikasi. hehe. Oke lanjut yang terakhir.


5. Punya Waktu Sendiri
Luangkan waktu untuk merenung, renungkan masalah yang setiap harinya muncul. lakukan bersama dengan hobimu (tapi yang kiranya memungkinkan) misalnya, membaca buku, mendengarkan musik sambil baca buku, ngemil sambil membaca buku terus dengerin musik, pokoknya sesukamu selama hal terebut dapat mendinginkan fikiran yang mumet. Berkeliling desa bila dirasa perlu kenapa tidak untuk dilaksankan. Waktu sendiri ini melatih kita untuk berfikir luwes dan berfikir memecahkan masalah dengan segudang solusi yang kreatif. Ketika nanti ada evaluasi harian setidaknya kita sudah memiliki pertimbangan dan penyelesaian masalahnya. Pentingkan ?

Penulis rasa kurang kalau hanya 5 saja, tak cukuplah hanya dnegan 1 postingan saja, banyak cerita yang ingin disampaikan. Namun dalam kesempatan ini penulis rasa untuk mencukupkan saja. Selebihnya bisa saling menanggappi. kalaupun tidak terima kasih atas waktu yang disempatkan untuk artikel kali ini.

Azaliaku - Putri Allawiah Putri Dambaan

Video ini hanya cuplikan, yang terinspirasi dari lagu yang dinyanyikan oleh Ali Sastra "Azalia"
Saat berkunjung ke tempat wisata Dusun Bambu, tertarik melihat bunga-bunga bermekaran.
Dan juga teringat lirik lagu Azalia, langsung dibuat videonya. Sebenarnya masih dalam tahapan belajar. Kamera pun ala kadarnya. Hehe.
Yang penting ada kemauan dan tindakan, apapun hasilnya meski ditertawakan kamar sebelah, tak apa. Pada dasarnya tak banyak berbicara aku bisa ini aku bisa itu. Buktikan saja semampunya.
Toh ini dibuat juga bukan karena ingin pujian.
Silahkan dikomentari,





Tempat Favorit Mahasiswa Simpan Sampah

          Salam bahagia bagi rekan pembaca, semoga rekan pembaca dalam keadaan sehat selalu, karena keadaan sehat kita mau ngapain ajah juga enak.  Contoh ; musim liburan kalau badan gak enak tetep kan gak mood, betul kan?  Kalau ingin makan bakso tapi perut lagi kurang beres, uhh pasti gak bisa buat makan yang pedas-pedas. Nah, maka dari itu penulis mendo’akan supaya kita semua selalu dalam keadaan sehat, karena sehat ... (apa lanjutannya?) Hehe.. Aamiin.
        Oke rekan pembaca, pengantar tadi bertopik sehat, salah satu indikator sehat adalah ber. . . bersih. Sesuai judul topik “Tempat Favorit Mahasiswa Buang Sampah” sebelumnya mohon maaf bila penulis menggunakan kata mahasiswa karena lingkungan penulis masih dikelilingi rekan-rekan sebagai mahasiswa. Jadi penggunaan kata mahasiswa disini tidak berlaku untuk umum. Namun, bila ada kesamaan nama, peristiwa, dan lokasi yang sama mohon dimaafkan.
         Langsung saja kita bahas satu persatu tempat-tempat favorit mahasiswa menyimpan sampah versi chaboen.blogspot.com.
         Penulis mengajak rekan pembaca untuk berkenalan dengan salah satu yang menjadi peran utama dalam tuilsan kali ini, yaitu sampah. Apa sih itu sampah ... (kalau dalam soal uas pertanyaan jenis divergen, pasti akan berbunyi seperti ini; Jelaskan yang saudara ketahui mengenai sampah dan bagaimana sejarahnya?) waaauuw...

Sampah

         Panjul begitu panggilan akrabnya, ketua UKM pecinta alam tahun 2015 dalam dialog sederhana bersama penulis mengungkapkan “Pandangan orang mengenai sampah adalah bahan tak berguna dibuang begitu saja, tak berguna berasal dari sisa pembungkus sesuatu dan menijikan sehingga sampah itu tidak ingin dimiliki lagi oleh orang.”
         Devinisi dari sumber yang terpercaya kerelevannya wikipedia.org tertulis “Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah didefinisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya, dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah, yang ada hanya produk-produk yang dihasilkan setelah dan selama proses alam tersebut berlangsung. Akan tetapi karena dalam kehidupan manusia didefinisikan konsep lingkungan maka sampah dapat dibagi menurut jenis-jenisnya."
Mengenai sampah juga dalam perkuliaahan dosen mengatakan “Seharusnya kampus kita bersih bukan sepenuhnya karena petugas kebersihan, tetapi karena kesadaran kita terhadap kepedulian bersihnya lingkungan sekitar”. Rekan pembaca, penulis sangat setuju dengan quots tersebut apa lagi didukung dengan slogan-slogan yang pasti ada dalam setiap acara go-green  yaitu mari kita mulai dari sendiri. Penulis mengilustrasikan seperti ini, jika luas kampus kita lebih kurang empat ribu meter persegi dan jumlah mahasiswa ditambah jumlah pendidikan dan kependidikan serta staf lembaga lebih kurang seribu orang.  Kebanyakan mobilitas yang sering dilalui atau disinggahi adalah ruang kelas, selasar gedung, ruang kantor, masjid, kantin, toilet dan halaman parkir. Maka dari luas kampus itu hanya sepertiga yang sering digunakan pastilah titik-titik sampah berkumpul juga sering di tempat tersebut. Selebihnya luas taman dan lapangan.
         Seandainya kita menerapkan prinsip mulai dari diri kita sendiri dan lingkungan sekitar.  Maka sertiap orang bila membentangkan tangan dan itu lah lingkungan sekitarnya, diberi tanggung jawab seluas itu ia harus menjaga dari sampah. Mari kita hitung, rata-rata bentangan tangan orang dewasa adalah 1,5 m x 1,5 m =  2,25 m­2 dikalikan 1000 orang maka seluas 2250 m2 akan bersih dari sampah itu sudah lebih dari sepetiga dari luas kampus. Tapi sayang ini hanya ilustrasi penuis yang mustahil akan dijadikan sebuah kebijakan untuk mengelola kebersihan.
         Setelah kita mengenal sampah dan analisisnya, ada yang tak biasa dari judul kali ini yaitu “simpan atau menyimpan sampah”.  Penulis menggunakan kata tersebut karena terinspirasi dari rekan kakak tingkat yang berkata bahwa “sampah itu jangan dibuang tapi disimpan, karena kalau dibuang pasti akan berserakan”. Penjelasan ; Baju setelah digunakan dibuang atau disimpan ? mana yang lebih rapih, buang bajunya atau simpan bajunya ? Maka penulis lebih setujuh pemerintah atau masyarakat menulis peringatan menggunakan kalimat, Simpan Sampah pada Tempatnya!

Tempat atau Ruang

      Apa yang menjadi permasalahan dari kedua konsep ini? Oke penulis tidak akan mempermasalahkan kedua konsep ini. Hehe karena kalau dari definisi kedua konsep tempat dan konsep ruang pastilah berbeda jadi tidak akan dibahas karena akan terlalu panjang bila hal ini dibahas. Maka dari itu mari kita mulai tempat-tempat favorit yang kita tunggu-tunggu. (hehe)
  1. Tempat Sampah Depan Kelas  
          Tempat menyimpan sampah favorit mahasiswa pastinya adalah tempat sampah depan kelas, baik di dalam kelas maupun di luar dekat pintu kelas. yang mesngisi sampah sisa jajannya disini adalah mahasiswa yang super rajin, yang datang kuliah gak cuma isi absen, peduli sama kelasnya sendiri. Semoga menjadi ladang ibadah karena telah menjadi pahlawan kebersihan. Aamiin...
Ini tempat sampahnya.. biar kecil kalau dimanfaatkan dengan benar luar biasa fungsinya.

       2. Rak Kursi Chitose Cosmo
           Dosen sudah masuk tapi masih tanggung sedikit lagi makanannya habis, biasanya akan  disimpan disini nih, di rak kursi chitose. Apalagi gelas plastik air mineral gini pas banget sepertinya antara gelas plastiknya dan rak kursi. Nah, karena kesiangan terus sarapan di kelas atau memang sudah diniatkan mau makan di kelas. tapi tolong peri-peri cantik dan coboy ganteng bawa pulang juga sampahnya lalu simpan tuh di tempat yang sudah menjadi seharusnya. Kasihan kan.. kamu ajah gak mau kan kalau ditinggal sendiri.. hiks.. hiks.. hehe.


Kursinya sudah lelah bila selalu jadi tempat sampah!
      3. Kantong Kresek Tak Bertuan
          Seperti judul lagu ... Cinta Tak Bertuan, mau gimana lagi. Setiap ditanya kantong kresek ini milik siapa  jawabnya kebanyakkan bukan punya saya. Entah datang dari siapa dan untuk siapa kantong kresek hitam ini. Barangkali kantong kresek ini salah satu alternatif terbaik bagi sebagian kalangan mahasiswa, sesesai makan simpan dan tinggalkan. So ... ada petugas kebersihan, sudah bayar UKT mahal. Kembali pada pendapat dosen diawal 'kesadaran' yang masih mahal. Dan memangya uang UKT yang dibayarkan hanya untuk biaya kebersihan ? Oppsss jangan tegang gitu.. bukan kita kan yang melakukan. Kantong kresek ini tak bertuan, jadi itu mungkin fikiran si kantong kresek andai kita memahami kata hatinya.
Benar kan sampah itu sudah tak diinginkannya lagi, meski mulanya di puji 'wiihhh... menarik bungkusnya!'
     4. Lantai Sepi (Horor)
Sebenernya gak sepi sih. cuma ...
        Horor wuuhhh ... lihat sana, lihat sini, tak ada yang melihat, pluk.. tisu-tisu dan sisa lainya berjatuhan. Sungguh tragis akhir dari riwayatmu tisu. Betapa perjuangan nenek moyangmu (baca:pohon) tumbuh, berkembang hingga ditebang. terkadang lantai sepi menjadi salah satu tempat favorit membuang sampah. Yupp setelah rekan pembaca membaca tulisan ini semoga selalu teringat untuk tidak menyimpan sampah dimanapun selama itu bukan tempat yang seharusnya dan selayaknya sebagaimana yang telah disetujui tetapkan -buanglah sampah pada tempatnya-.

       5. Tas Temen
           Rekan pembaca ada dua versi bila kita lihat ada teman-teman kita ditasnya terdapat sampah. Pertama karena memang ini niat baik, karena ia takut bila karena sampah ia akan berurusan, jadi ia akan menyimpan sampah sementara di tas dan bila menemukan tempat sampah baru ia menyimpannya disana, sama halnya dengan pepatah mengatakan sedia payung sebelum hujan. Kedua karena banyak rekan kita yang jahilnya kelewatan, udah jahil buang sampah bukan pada tempatnya. semoga segera sadar ya..



      6.   Dibalik Jeruji Besi
         Banyak memang kesempatan kita untuk menyimpan sampah bukan pada tempatnya, tapi kita terlalu mengeksploitasi kesempatan itu. seenaknya kita, sudah saatnya kita revolusi mentas kawan. dimana pun tempat akan indah pada waktunya (waktu tempat tersebut tanpa sampah sedikitpun). Dibalik jeruji disini yaitu diluar jendela, coba seandainya tanpa sampah diluar sana betapa indahnya pemandangan.



     8. Tempat Sampah Seludupan
          Sebenarnya ini yang menjadi motivasi tulisan ini, sampai sebegini rapihnya menyimpan sampah, andai dosen tahu apa yang akan dikatakannya ya ? Ini kursi chitose cosmo tempat duduk mahasiswa menimba ilmu. entah apa motif menyeludupkan sampah ke dalam lubang sekecil ini. Sebenarnya sudah pasti yang melakukannya, pasti yang sering duduk disini, yankni ... ?

Seludupan sampah di dalam
Bukti kedua bila dipersidangan diperlukan , hehe


Berhasil mengagalkan seludupan sampah sisa bungkus permen kuranglebih 10 gram
         Bonus
 Terinspirasi dari lamanya waktu pengajaran kuliah, Yahdini Fitri Rajabi B dan timnya mengubah bangku perkuliahan menjadi sumber energi listrik. Inovasi baru yang diberi nama InCha El-Supplier ini merupakan suatu prototype kursi pegas penghasil energi listrik dengan menggunakan tenaga manusia.

 Wahhh hebat ya, semoga dikembangkan lagi kursi-kursi macam ini hehe. Rekan pembaca kita sudah sampai dipenghujung tulisan. Mohon dimaafkan bila penulis mengangkat permasalahan ini menjadi sebuah tulisan, bukan penulis merasa so menjadi manusia sper baik atau seperti apa, tapi hanya berusaha dengan apa yang penulis bisa untuk mengubah hal dari yang terkecil dan berada disekitar kita dan belajar bersama saling mengingatkan. Penutup 'terima kasih atas kunjungan Rekan Pembaca'.

Selesai


Syahril's Jurnal Pertemuan ke 16 dan Tambahan [Selesai]

Hari terakhir pertemuan bahasa inggris di S-1 PGSD Unioversitas Pendidikan Indonesia
       Pertemuan ini masih presentasi simulasi , ada 6 kelompok termasuk kelompok saya. sebenarnya bingung karena ada perubahan bagian tugas akibat salah satu rekan ingin berganti peran atau tugas. ya tidak apa apa deh.
    dan akhirnya benar, simulasi saya tidak terkontrol karena dari awal mulai sudah terdapat kesalahan yang terlewat dari lesson plan kami. semoga saja lah.. lelah membuat media dan RPP bisa menjadi pelajaran berharga untuk kedepanya khususnya ketika benar-benar menjadi seorang tenaga pengajar bangsa ini, Pantang menyerah :-D Semangat Istimewa

Jadi Tulisan di dinding hanya seperti ini :

Pertemuan Terakhir (16 dan 17)

Syahril's Jurnal Pertemuan ke 15


Syahril's Jurnal Pertemuan ke 13


      Ternyata di gabung :-D kelasd ABCD, Pameran Media Pembelajaran Bahasa Inggris, dan lagi ada bule dari Australia, di tunggu ternyata belum bisa hadir :-D hehe

     Hmm banyak ide dari media temen-temen dan semoga jadi penambah ilmu, pengetahuan dan wawasan untuk bekal mengajar nanti, terima kasih ya teman-teman telah megunjungi stand kelompok saya&kami. dan juga praktek di kelompok lain seru-seru dan lucu.. tidak kalah lainya sangat menarik banget ..

Syahril's Jurnal Pertemuan ke 12


Penyelesaian media, dan temen-temen kelompok lain ternyata bangus bagus banget, jadi penyemangat selesaikan media, kata mis harus dipresentasikan... ngebuttt.., tapi waktunya gak akkan cukup.. dan akan digabung minggu depan denag kelas sebelah, alias kelas B, yee bakal bareng-bareng sama panjul, widi, ivan..

Syahril's Jurnal Pertemuan ke 10

Hmmm.. contoh contoh media pembelajaran sungguh menarik dan menginspirasi banyak ide,, saatnya berkarya ...

Syahril's Jurnal Pertemuan ke 9

Pertemuan 9 ini membahas tentang
Reading and Writing (Teaching)

Syahril's Jurnal Pertemuan ke 8

Pertemuan ke 8 Mis Finita belum bisa masuk
Pertemuan ini mis belum bisa masuk lagi

Syahril's Jurnal Pertemuan ke-7

Slide dari mem : teaching listening EYL

Syahril's Jurnal Pertemuan ke 6

Sekali lagi belum bisa masuk,, gpp tetap belajar, dan buka-buka kembali edmodo, lihat pemberitahuan.
Pertemuan ke 6

Syahril's Jurnal Pertemuan ke-4

Pertemuan ke 4
     Nahh.. kali ini saya lari-larian dalam kelas .. mengapa ? karena senang sebelum memulai ada lagu yang sudah saya ketahui tapi versi bahasa inggrisnya... betapa senangnya , hehe.,
   liriknya lupa-lupa dikit

If you're happy and you know it, clap your hands
If you're happy and you know it, clap your hands
If you're happy and you know it, then your really want to show it
If you're happy and you know it, clap your hands.

If you're happy and you know it, stomp your feet 
If you're happy and you know it, stomp your feet 
If you're happy and you know it, then your really want to show it
If you're happy and you know it, stomp your feet.

If you're happy and you know it, shout "Hurray!"
If you're happy and you know it, shout "Hurray!"
If you're happy and you know it, then your really want to show it
If you're happy and you know it, shout "Hurray!"

If you're happy and you know it, do all three
If you're happy and you know it, do all three
If you're happy and you know it, then your really want to show it
If you're happy and you know it, do all three

sampai sekarang pun kalo mau nyanyi bareng Insya Allah masih hafal ,, If you're happy  and you know it, song again...
   Nah kapan kita bicara dalam bahasa inggris dikelas ? dari awal sampai selesai ? Tidak .. disini saya tahu kapan dan apa saya yang seharusnya dibiasakan dalam bicara bahasa inggris.. seperti memulai, ketika bertanya, selesai mengerjakan tugas, ada yang terlambat, pelajaran berakhir, pr, dan lain sebagainya
 terima kasih mis. Finita.. saya akan coba .. dan belajar ;lagi tentunya..

Syahril's Jurnal Pertemuan ke-3

Pertemuan ke 3 | Bahasa Inggris SD Kelas Rendah
Belajar bahasa inggris semakin seru denga  flash card. ya dengan ini pemahaman lebih mudah dan bahasa akan meyerap dengan sendirinya :-D







  Lagunya seru sambil bermain ...
You put your right hand in
You put your right hand out
You put your right hand in
And shake it all about
You do the hockey pockey
and you turn yourself around
That's what its all about

Dapet link ini dari Mis Finita : mes-english.com
ini kalau versi Indonesia : dari ABACA http://abaca-flashcard.com/

Syahril's Jurnal Pertemuan ke 1

Tanggal 4 September 2014
Pertemuan ke 1 cartatan dinding Syahril mata kuliah Bahasa Inggris di SD kelasrendah



     Pertama untuk yang ke dua, kembali bertemu di mata kuliah bahasa inggris bersama mis Finita, ternyata tentang kelas online via edmodo.com dibahas / review lagi ternyata temen-temen ada yang lucu ketika mengisi quisioner. Tapi tetap sopan dan terdapat evaluasi untuk yang lainnya dan juga mis Finita tentunya... Akhirnya deh kelas di edmodo dikurangi disemester ini. dan juga penggunaan Bahasa Inggris dikurangi dalam pemberian tugas.

     Setelah itu waw,, free test dalam waktu 15 menit, huh.. ternyata harus banyak belajar lagi dan hafalin kosa kata bahasa inggris .. Makasi mis Finita :-D